Artikel Kesehatan

Mengapa dan Kapan Harus Reapply Sunscreen SPF 50 Agar Kulit Terlindungi Maksimal dari Sinar Matahari

Hai Sobat Sehat! Matahari memang menyenangkan, tapi sinar ultraviolet (UV) nya bisa bikin kulit kita rusak lho. Makanya kita perlu melindungi kulit dari sengatan sinar matahari. Caranya gampang, pakai sunscreen atau tabir surya aja. Tapi tahukah kamu, sunscreen itu sebenernya musti di-reapply atau dioleskan ulang agar perlindungannya maksimal.

Di artikel ini, gue bakal jelasin kenapa dan kapan harus reapply sunscreen SPF 50 biar kulit lo terlindungi secara maksimal dari sinar UV. Gue juga bakal kasih tips reapply sunscreen di atas makeup tanpa merusak makeup lo. Jadi, tetep baca sampai habis ya!

Kenapa Sunscreen Itu Penting?

Sebelum masuk ke reapply sunscreen, kita musti paham dulu kenapa sih sunscreen itu penting. Jadi gini guys, sinar matahari itu sebenernya mengandung sinar UV yang sangat berbahaya buat kulit kita.

Ada 2 jenis sinar UV yang paling berbahaya, yaitu UVA dan UVB. Sinar UVA bisa menembus lapisan kulit yang dalam dan menyebabkan kulit menjadi kendur, keriput, dan munculnya bintik-bintik hitam. Sedangkan sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Nah, sunscreen berfungsi sebagai tabir surya yang melindungi kulit dari paparan sinar UV ini. Sunscreen bekerja dengan cara menyerap dan memantulkan sinar UV sebelum mengenai kulit kita. Makanya pakai sunscreen itu sangat penting saat kita beraktivitas di bawah terik matahari, baik di pantai, gunung, maupun sekedar jalan-jalan di kota.

Gunakan Sunscreen Dengan SPF 30-50

Nah, kalo mau pakai sunscreen, pastikan pilih yang SPF 30 sampai 50 ya guys.

SPF itu singkatan dari Sun Protection Factor. Angka SPF menunjukkan seberapa lama sunscreen bisa melindungi kulit dari sengatan sinar UVB. Misal sunscreen SPF 30, berarti kulit kita bisa dilindungi dari UVB sampai 30 kali lebih lama dibanding tanpa sunscreen.

Menurut American Academy of Dermatology, sunscreen dengan SPF 30 sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA. SPF 50 memberikan perlindungan lebih tinggi, tapi tidak disarankan untuk terlalu berlebihan di atas SPF 50.

Karena meski SPF 100 terlihat memberi perlindungan 2x lipat dari SPF 50, tapi pada kenyataannya tidak terlalu meningkatkan perlindungan secara signifikan. Malah SPF tinggi berlebihan justru bisa memberikan rasa aman yang salah.

Jadi pilih sunscreen SPF 30-50 aja ya guys biar aman dan terlindungi maksimal dari sinar UV.

Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam Sekali

Nah, setelah pilih sunscreen yang tepat, kamu juga harus reapply atau mengoleskannya ulang secara berkala.

Lindungan sunscreen itu gak bertahan selamanya. Khasiatnya berkurang seiring berjalannya waktu karena terurai oleh sinar matahari, keringat, atau terkena air.

Menurut Skin Cancer Foundation, sunscreen harus di-reapply setiap 2 jam sekali saat beraktivitas di bawah sinar matahari langsung. Ini penting banget buat bikin perlindungan UV kulit kamu jadi konsisten dan maksimal sepanjang hari.

Bahkan kalo kamu lagi banyak berkeringat atau berenang, sunscreen harus di-reapply lebih sering lagi, yaitu setiap 80 menit. Karena berkeringat dan air bisa cepat mengurangi perlindungan sunscreen.

Jadi inget-inget ya, setiap 2 jam sekali, atau 80 menit kalau lagi berkeringat atau basah, kamu harus reapply sunscreen biar UV protection kulit maksimal. Gampang kan?

Tips Reapply Sunscreen di Atas Makeup

Nah kalo kamu lagi pakai makeup, gimana cara reapply sunscreen-nya ya? Tenang aja, ada beberapa tips supaya tetap bisa reapply sunscreen di atas makeup tanpa merusak makeup kamu:

1. Gunakan Bedak Tabur Ber-SPF

Cara paling gampang adalah pakai bedak tabur yang mengandung SPF. Beberapa bedak tabur kini sudah dilengkapi dengan SPF 30 sampai 50, jadi bisa melindungi kulit dari sinar UV sekaligus menyamarkan kilap berlebih di wajah.

Pilih bedak tabur berbahan dasar mineral, seperti yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Ini akan lebih aman untuk kulit dan tidak menimbulkan iritasi.

Bedak jenis ini juga tidak akan mengganggu makeup kamu karena teksturnya yang ringan dan tidak membuat wajah terlihat cakey. Taburkan bedak SPF secara merata di wajah dan leher dengan kuas bedak setiap 2-3 jam sekali.

2. Gunakan Sunscreen Spray

Cara lain adalah dengan menyemprotkan sunscreen spray di atas makeup. Ini bisa menjadi alternatif yang mudah dan cepat.

Pilih sunscreen spray yang ringan dan tidak meninggalkan residu putih di wajah. Semprotkan secara merata pada wajah dari jarak 25-30 cm, lalu tepuk-tepuk ringan agar meresap. Perhatikan jangan sampai kena mata ya.

3. Usap Secara Lembut

Saat mengoleskan atau menyemprotkan sunscreen di atas makeup, lakukan dengan lembut agar makeup tidak terganggu. Jangan menggosok atau menekan kulit terlalu keras.

Usap dan tepuk perlahan supaya sunscreen meresap tanpa menggeser atau menghapus makeup kamu. Pastikan juga tidak menumpuk terlalu tebal di satu area, agar tidak terlihat berlebihan.

Nah, itu dia beberapa tips praktis untuk tetap reapply sunscreen walau lagi pakai makeup. Mudah banget kan? Jadi, tetap konsisten reapply sunscreen ya Sobat Sehat, biar kulitmu selalu sehat dan terlindungi maksimal.

Kesimpulan

Jadi gimana guys, cukup paham kan kenapa kita harus rajin reapply sunscreen SPF 30-50 setiap 2 jam sekali, atau 80 menit kalau lagi berkeringat dan basah?

Ini karena lindungan sunscreen itu berkurang seiring berjalannya waktu. Reapply berkala sangat penting agar kulit selalu terlindung maksimal dari paparan sinar UV sepanjang hari.

Walau lagi pakai makeup sekalipun, kamu tetap bisa reapply sunscreen dengan beberapa cara praktis tanpa merusak makeup. Jadi jangan malas ya reapply sunscreen-nya biar kulit tetap sehat dan terhindar dari risiko bahaya sinar UV.

Oke deh Sobat Sehat, semoga artikel ini bermanfaat buat kamu. Tetap jaga kesehatan kulit ya dengan rajin pakai dan reapply sunscreen SPF 30-50 setiap harinya. Stay healthy and sunny!

 

Comments