Mengapa Lampu LED Lebih Hemat Energi? Dan Keunggulannya!

LED adalah perangkat penerangan dengan teknologi modern, yang banyak diterapkan di tempat-tempat yang membutuhkan sumber cahaya berkualitas tinggi dan kecerahan tinggi. Banyak yang belum tahu kenapa lampu LED hemat listrik?

Menurut para ahli, lampu LED memiliki kemampuan menghemat daya hingga 70-80% dibandingkan lampu konvensional dengan kapasitas yang sama. Jadi mengapa lampu LED begitu hemat energi? Selain kemampuan tersebut, kelebihan lain apa yang dimiliki lampu LED? Simak artikel di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya!

Apa itu lampu LED?

Lampu LED adalah perangkat penerangan berkat teknologi LED yang canggih. Dimana kata “LED” merupakan singkatan dari kalimat Light-Emitting-Diode yang berarti lampu yang memancarkan cahaya monokromatik ini terkandung dalam chip semikonduktor, elektron dalam chip akan beroperasi ketika sumber daya mengalir, menghasilkan radiasi cahaya.

Sebuah lampu LED akan terdiri dari 5 bagian utama, yaitu: Chip LED – Sirkuit cetak LED – Catu daya – Radiator dan housing led.

Untuk LED, ada 3 parameter utama yang tidak bisa kita abaikan. Berdasarkan parameter ini Anda dapat membandingkan kualitas produk LED satu sama lain. Yang pertama adalah efisiensi pencahayaan, yang kedua adalah masa pakai lampu, yang ketiga adalah suhu warna.

Mengapa lampu LED hemat listrik?

Dibandingkan dengan lampu tradisional seperti pijar dan neon dengan kapasitas yang sama, lampu LED memiliki kemampuan luminous yang lebih tinggi dan hemat listrik. Penyebab masalah ini dijelaskan sebagai berikut:

Prinsip pengoperasian lampu pijar dan lampu neon adalah arus akan melewati fiting lampu ke filamen, menyebabkannya memanas dan memancarkan cahaya. Menurut perhitungan, hanya 10% energi yang diubah menjadi cahaya, sehingga efisiensi pendaran rendah. Sisa 90% energi diubah menjadi panas dan terpancar keluar dari bohlam.

Dan LED tidak kehilangan energi berlebih untuk memanaskan dan membakar filamen hingga menyala seperti lampu pijar dan neon. LED bekerja berdasarkan prinsip dioda pemancar cahaya. Panas yang dihasilkan dalam proses ini sangat kecil. Hanya dibutuhkan arus kecil (DC) untuk melewati interaksi terjadi. Oleh karena itu, lampu LED merupakan lampu yang paling hemat energi saat ini.

Seperti yang dijelaskan oleh seorang ahli di bidang kelistrikan – elektronika, lampu LED lebih hemat energi karena kemampuannya yang lebih baik untuk mengubah listrik menjadi cahaya. Secara khusus, 90% -95% daya yang masuk ke LED akan diubah menjadi cahaya . Sedangkan lampu neon sekitar 40-50%, lampu pijar dan neon hanya 5%. Sisanya diubah menjadi energi panas, yang tidak memiliki efek pencahayaan dan menyebabkan lampu cepat berkurang umurnya. Energy Star – sebuah organisasi yang mengkhususkan diri dalam penilaian dan sertifikasi kemampuan hemat energi juga telah mengakui efisiensi lampu LED di atas.

Untuk mendapatkan tingkat konversi energi-ke-cahaya yang tinggi hingga 95% adalah karena teknologi bahan pemancar cahaya dioda, bukan teknologi pemancar cahaya tradisional seperti filamen bola lampu atau teknologi pemancar cahaya. dari gas seperti bola lampu. Fluorescent.

Lampu cepat menyala dan mati juga karena teknologi dioda pemancar cahaya bekerja. Oleh karena itu, lampu LED merupakan lampu yang paling hemat energi saat ini. Pada saat yang sama, keluaran panas yang rendah juga merupakan faktor yang berkontribusi untuk memperpanjang umur LED.

Sudut pencahayaan Led adalah 180 derajat, jadi tidak ada cahaya yang terbuang

Berbeda dengan jenis lampu lainnya yang memancarkan cahaya 360 derajat. LED memancarkan cahaya terarah, dalam 180 derajat. Hal ini membuat penggunaan cahaya menjadi lebih efisien. Cahaya tidak terbuang sia-sia oleh area yang tidak perlu seperti langit-langit.

Selain hemat listrik dan daya tahan tinggi, lampu LED juga memiliki banyak keistimewaan dibandingkan lampu tradisional, seperti kemampuan cahaya terarah, tidak mengandung zat berbahaya bagi lingkungan, dapat mengatur kecerahan lampu pagi. Selain itu, banyak ahli listrik mengatakan bahwa lampu LED ringan dan wadah plastik, membuatnya lebih mudah dipasang dan diangkut.

Artikel di atas menjelaskan mengapa lampu LED hemat listrik. Pelanggan dapat merujuk pada model lampu tenaga surya terbaru dengan teknologi pencahayaan terbaru untuk menggantikan lampu LED konvensional, cocok untuk memasang gerbang, pekarangan, kebun, jalan desa, dll. Penerangan sepanjang malam tanpa mengeluarkan uang listrik.

Alasan kenapa lampu tradisional tidak hemat listrik

Lampu tradisional, terutama lampu pijar dan lampu neon dianggap sebagai produk yang paling banyak mengkonsumsi energi. Penyebabnya adalah proses perubahan listrik menjadi cahaya. Lampu pijar bersinar dengan memanaskan kawat tungsten. Lampu pijar mengubah hanya 10% dari listrik yang dikonsumsi menjadi cahaya. 90% sisanya adalah eksotermik. Konsumsi daya sangat besar. Ini juga menjelaskan mengapa lampu pijar mengeluarkan begitu banyak panas.

Lampu neon mengkonsumsi lebih sedikit daya daripada lampu pijar. Namun, angka ini masih cukup tinggi karena hanya mengubah 50-60% energi yang dikonsumsi menjadi cahaya. Sisanya adalah kehilangan panas.

Keunggulan lain dari lampu LED hemat listrik

Selain hemat daya yang optimal, lampu LED juga memiliki banyak keunggulan lain untuk naik ke posisi terdepan dalam industri peralatan pencahayaan saat ini seperti:

  • Umur sangat panjang: Biasanya LED dapat menyala hingga 30.000 – 50.000 jam, operasi tahan lama. Dalam proses penggunaan lampu LED hemat energi, Anda tidak perlu khawatir sering mengalami kerusakan dan perbaikan karena memiliki daya tahan yang sangat tinggi.
  • Keragaman model: Lampu LED sangat beragam dalam desain, ukuran, kapasitas, memenuhi kebutuhan semua orang dari dalam hingga luar ruangan.
  • Waktu nyala / mati bohlam yang sangat cepat: Tidak seperti lampu neon, lampu led memiliki kemampuan untuk menyala / mati dengan sangat cepat kurang dari 1 detik setelah melakukan operasi. Lampu memiliki kemampuan untuk hidup/mati secara terus menerus tanpa mengurangi umur lampu.
  • Harga yang wajar: Dapat dikatakan bahwa kelebihan dari lampu tradisional adalah biayanya yang sangat murah. Sedangkan untuk lampu LED, biayanya bisa 3-4 kali lebih mahal. Namun, jika dibandingkan dengan masa pakai dalam periode penggunaan yang sama, lampu pijar harus diganti beberapa kali sedangkan LED tidak. Jadi dalam jangka panjang, penggunaan lampu LED sangat menguntungkan.
  • Aman bagi lingkungan: Lampu LED tidak mengandung sinar UV, ultraviolet, inframerah yang berbahaya … atau gas CO2 yang berbahaya, sehingga memberikan sumber cahaya yang segar, ramah lingkungan dan aman untuk kesehatan semua orang.

Karena kelebihan di atas, lampu LED saat ini banyak digunakan di keluarga, restoran, hotel, pabrik, pabrik, dan kantor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code