Artikel Pendidikan

7 Cara Menulis Kalimat Persuasif yang Menarik dan Meyakinkan

Image description

Kalimat persuasif adalah jenis kalimat yang bertujuan untuk meyakinkan, mengajak, atau membujuk pembaca agar melakukan sesuatu. Kalimat persuasif biasanya digunakan dalam teks-teks tertentu seperti iklan, slogan, pidato, proposal, dan lain sebagainya.

Nah, penasaran bagaimana cara menulis kalimat persuasif yang baik dan benar? Yuk, simak tipsnya di bawah ini!

1. Pahami Tujuan Penulisan Teks Persuasif

Sebelum menulis kalimat persuasif, kamu perlu paham dulu tujuan penulisan teks persuasif secara keseluruhan. Apakah teks tersebut bertujuan untuk:

  • Meyakinkan pembaca untuk membeli produk atau jasa?
  • Mengajak pembaca ikut dalam suatu kegiatan/gerakan?
  • Membujuk pembaca untuk mendukung suatu ide/gagasan?
  • Dll.

Dengan paham tujuannya, kamu bisa menyusun kalimat persuasif yang tepat sasaran.

2. Gunakan Kata-kata yang Mengajak dan Membujuk

Ciri utama kalimat persuasif adalah menggunakan kata-kata yang bersifat mengajak dan membujuk. Beberapa contoh kata ajakan yang sering digunakan antara lain:

  • Ayo
  • Yuk
  • Mari
  • Harus
  • Wajib
  • Segera
  • Jangan sampai
  • Jangan lewatkan
  • Dll

Selain itu, kata kerja perintah seperti beli, daftar, coba, rasakan, nikmati juga bisa membuat kalimat terdengar lebih persuasif.

Contoh:

  • Ayo segera daftar keanggotaan gym hari ini juga!
  • Jangan lewatkan kesempatan emas ini, beli sekarang juga!

3. Gunakan Kata yang Mendeskripsikan Manfaat

Salah satu cara membuat kalimat persuasif adalah dengan mendeskripsikan manfaat atau keuntungan yang didapat pembaca. Oleh karena itu, gunakan kata-kata yang dapat menggambarkan manfaat tersebut secara jelas.

Beberapa contoh kata yang bisa digunakan:

  • Hemat
  • Praktis
  • Nyaman
  • Sehat
  • Bahagia
  • Puas
  • Nikmat
  • Dll.

Contoh kalimat:

  • Dengan memiliki printer ini, Anda bisa hemat waktu dan tenaga.
  • Bergabunglah bersama komunitas kami agar hidup Anda lebih bermakna.

4. Sertakan Data dan Fakta

Kalimat persuasif akan lebih kuat jika disertai data, angka, statistik, atau fakta. Hal ini bisa meyakinkan pembaca karena terdengar lebih objektif dan realistis.

Beberapa cara menyertakan data/fakta:

  • Cantumkan persentase atau angka statistik hasil riset terpercaya.
  • Sertakan kutipan dari pakar atau lembaga berwenang.
  • Berikan contoh kasus nyata yang relevan.

Contoh:

  • Lebih dari 80% pelanggan kami merasa puas dengan pelayanan kami.
  • Menurut survei XYZ, sebanyak 95% responden setuju bahwa menabung sejak dini itu penting.
  • Salah satu pelanggan kami, Bapak Budi, berhasil menurunkan berat badan hingga 10kg dalam 1 bulan setelah bergabung bersama gym kami.

5. Gunakan Kata Ganti yang Tepat

Dalam menulis kalimat persuasif, kamu juga perlu memperhatikan penggunaan kata ganti. Beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Gunakan kata ganti “Anda” saat mengajak pembaca secara langsung.
  • Hindari kata ganti “Saya” yang terkesan egois. Ganti dengan kata ganti orang ketiga seperti “Kami”.
  • Jika memungkinkan, gunakan nama pembaca secara spesifik untuk terdengar lebih personal.

Contoh:

  • Anda bisa mendapatkan diskon hingga 50% jika berbelanja hari ini juga.
  • Bergabunglah bersama komunitas kami untuk hidup lebih bermakna.
  • Dengan printer Canon ini, Budi bisa menyelesaikan tugas kantornya lebih cepat.

6. Ajukan Pertanyaan untuk Mendorong Interaksi

Cara lain membuat kalimat persuasif adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada pembaca. Hal ini bisa mendorong pembaca untuk berpikir dan “berinteraksi” dengan teks.

Beberapa contoh pertanyaan:

  • Tertarik mendapatkan diskon 50% dari kami?
  • Mau tahu cara menurunkan berat badan dengan cepat?
  • Ingin tampil percaya diri di depan banyak orang?

Pastikan pertanyaan yang diajukan relevan dengan topik dan solusi yang ditawarkan agar terdengar logis.

7. Berikan Pilihan yang Menarik

Selain mengajukan pertanyaan, kamu juga bisa memberikan pilihan yang menarik kepada pembaca. Hal ini bisa mendorong pembaca untuk semakin tertarik.

Beberapa contoh memberikan pilihan:

  • Tertarik bergabung dengan komunitas A atau B kami?
  • Lebih suka diskon 30% atau bonus merchandise senilai Rp100.000?
  • Mau mencoba perawatan wajah premium atau reguler?

Usahakan opsi yang diberikan terdengar menarik dan saling melengkapi. Dengan begitu, pembaca semakin terdorong untuk memilih salah satunya.

Nah, itu dia 7 tips praktis menulis kalimat persuasif yang baik dan benar. Dengan menerapkan cara-cara di atas, kamu bisa menyusun kalimat ajakan yang efektif dan meyakinkan.

Selamat mencoba tipsnya ya! Semoga sukses merangkai kata-kata indah nan persuasif.

Comments