IT Governance adalah? Tata Kelola Organisasi

Tata kelola TI atau IT Governance adalah bagian penting dari tata kelola pemerintah / perusahaan secara keseluruhan, yang ditujukan untuk sistem informasi dan kesehatan operasional serta manajemen risikonya. Ini mencakup bidang-bidang seperti bagaimana menangani masalah keamanan, kontrol akses, jaringan, lingkungan workstation, dan siklus hidup informasi.

Fokus IT Governance tidak hanya membuat sistem informasi lebih andal, efisien, dan aman, tetapi juga membantu perusahaan menjaga kekayaan intelektual dan informasi rahasia lainnya.

Ada dua aliran pemikiran tentang IT Governance. Satu aliran pemikiran menyatakan bahwa cara terbaik untuk membuat keputusan sehubungan dengan aset dan informasi penting organisasi adalah dengan menempatkan semua orang pada halaman yang sama.

Dengan kata lain, untuk memastikan semua orang setuju dan memahami misi, tujuan, dan praktik perusahaan, dan untuk memastikan semua pemangku kepentingan dilibatkan, maka masuk akal untuk membangun tata kelola ke dalam struktur organisasi itu sendiri.

Ini akan mencakup kepemimpinan senior, manajer, dan mentor kunci. Melalui proses ini, individu dapat belajar dan memahami berbagai peran yang mereka miliki masing-masing dalam memastikan bahwa lingkungan teknologi informasi organisasi sekuat dan seaman mungkin.

Aliran pemikiran lain melihat IT Governance dari sudut pandang menentukan tujuan organisasi. Setelah tujuan ini ditentukan, maka kerangka kerja harus dikembangkan untuk mendukung tujuan ini, dan kerangka kerja ini bervariasi tergantung pada perusahaan atau organisasi tertentu.

Kerangka kerja umum untuk sebagian besar organisasi adalah menggunakan TI untuk melayani tujuan organisasi. Namun, beberapa organisasi mungkin memiliki tujuan internal yang berbeda, sehingga perlu untuk menentukan tujuan mana yang paling membutuhkan perhatian dan fokus.

Tujuan dari proses tata kelola adalah untuk menciptakan kerangka kerja di mana keputusan kunci dapat dibuat. Kerangka kerja ini menentukan jenis kegiatan yang akan didukung, dan sumber daya apa yang akan diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan tersebut.

Dalam kerangka kerja, keputusan mengenai implementasi, modifikasi, alokasi sumber daya, dan kepemilikan dibuat. Pada akhirnya, keputusan ini mempengaruhi organisasi dan bisnis secara keseluruhan. Setelah diimplementasikan, keputusan ini menjadi bagian dari proses tata kelola.

Jenis perspektif ketiga tentang IT Governance adalah salah satu yang sangat kritis. Ini adalah perspektif kritis, yang melihat TI sebagai bagian penting bagi keberhasilan organisasi. Pendekatan ini terlihat untuk memastikan bahwa keputusan implementasi TI dibuat dengan cara yang benar, dan bahwa proses yang terlibat tidak menimbulkan risiko bagi keberhasilan organisasi.

Selain itu, perspektif ini juga memastikan bahwa IT Governance mampu menjawab perubahan yang terjadi di masa depan, serta tren yang muncul seiring berjalannya waktu. Dengan menerapkan perspektif ini pada IT Governance, individu akan dapat menjaga bisnis tetap maju dan tetap terdepan dalam persaingan mereka.

Ketiga perspektif tentang IT Governance ini semuanya memiliki satu tujuan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa investasi TI organisasi dilakukan ke arah yang benar. Setelah investasi ini dilakukan, ada harapan bahwa proses IT Governance akan memantau dan mengevaluasi investasi ini secara terus-menerus untuk memastikan bahwa tujuan organisasi terpenuhi. Selama tujuan tercapai, maka proses tata kelola dianggap efektif.

IT Governance sangat penting di pemerintahan. Pemerintah memiliki banyak informasi untuk dilindungi, dan mereka juga memiliki banyak informasi yang harus tetap dirahasiakan. Memiliki TI untuk melindungi informasi sensitif sangat penting. Jika investasi ini tidak dilakukan, maka kemungkinan masalah hukum yang bisa berlangsung bertahun-tahun. Oleh karena itu, IT Governance sangat penting di pemerintahan.

Ada banyak faktor yang masuk ke dalam proses pengambilan keputusan dalam hal investasi TI. Oleh karena itu, IT Governance harus selalu menjadi bagian dari pertimbangan ini. IT Governance dapat membantu meningkatkan kualitas keputusan, sekaligus mengurangi potensi masalah hukum di kemudian hari.

Cara terbaik untuk memastikan bahwa IT Governance diterapkan di pemerintahan adalah dengan membuat rencana. IT Governance akan memastikan bahwa investasi dilakukan dengan cara terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code