Cara Cek Umur Domain dan Cek Kepemilikan Domain

Buat kamu yang sedang kepo ingin cek umur domain dan cek kepemilikan domain tidak ada salahnya juga. Tapi selain karena penasaran, cara ini juga biasanya dipakai untuk mencari domain expired atau domain aged yang ingin kamu beli.

Terutama bagi kamu yang tidak memiliki tools premium untuk mengetahui cara mengetahui domain website, cara gratis dan simpel ini juga bisa dipakai. Sebelumnya Ridvan sudah pernah menyampaikan bagaimana cara cek domain drop berapa kali tanpa tools. Mungkin itu juga bisa jadi patokan sebelum kamu membeli dari suatu domain expired.

Cara Cek Umur Domain

Mudah sekali untuk mengecek umur domain, kamu hanya perlu mengunjungi situs Who Is domain yang bisa kamu cari di google. Atau yang biasa saya pakai menggunakan https://whois.domaintools.com/, silahkan kunjungi tools whois tersebut.

Masukan domain yang ingin kamu cari informasinya di Whois Lookup pada kolom pencarian, kemudian klik SEARCH.

Maka dengan jelasnya data dari domain akan muncul seperti di bawah ini contohnya Ridvan search dengan domain blog sendiri. Letak dari kamu bisa cek umur domain yaitu pada data DATES. Tertera umur dari domain dibuat pada tahun 2015. Cukup tua juga ya. Sebenarnya ini domain kedua saya untuk blog pribadi. Saya sebelumnya pernah membuat blog dengan konx us namun karena persyaratan domain us harus menggunakan identitas negara amerika maka domain tersebut tidak bisa saya perpanjang.

Cara Cek Kepemilikan Domain

Lalu bagaimana cara cek kepemilikan domain? Silahkan masih pada halaman yang sama kamu scroll ke bawah maka akan muncul data dari Whois Record domain tersebut.

Tapi tidak semua lengkap karena menyangkut privasi dari pemilik domain. Sepertinya kebijakan baru domain dunia itu data dari record domain disembunyikan karena alasan privasi.

Padahal yang kita tahu dulu untuk kita mendapatkan dari privat data domain harus membayar sejumlah uang. Pada saat itu saya memang tidak begitu peduli, tapi ketika saya cek beberapa domain saya memang sudah disembunyikan beberapa data diri seperti nomor ponsel, email dan alamat detail.

Jika dibandingkan dengan dulu datanya terbuka sekali sampai kamu bisa tahu nomor ponsel dari pemilik domain tersebut. Sekarang yang muncul hanya penyedia domain tempat dari domain itu dibeli.

Okeh, begitu lah cara kepo cek umur domain dan cek kepemilikan domainnya. Postingan kali ini simpen aja tapi mudah-mudahan bisa menjawab rasa penasaran kamu yang lagi kepo sama domain orang. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code