Artikel Kesehatan

8 Cara Alami Mengeluarkan Dahak pada Bayi yang Aman dan Efektif

Image description

Dahak atau lendir yang berlebihan pada bayi tentu sangat mengganggu sebagai orang tua. Bayi sering terbatuk-batuk, susah bernapas, dan rewel karena hidungnya tersumbat dahak. Meski demikian, dahak sebenarnya berguna untuk melindungi bayi dari kuman.

Lantas, bagaimana caranya mengeluarkan dahak pada bayi dengan aman dan efektif? Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai cara alami yang terbukti ampuh menghilangkan dahak bayi.

1. Perbanyak Pemberian ASI atau Air Putih

Cara pertama adalah dengan memperbanyak pemberian ASI atau air putih pada bayi. Ini dilakukan untuk membantu melunakkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan[1].

Air susu ibu (ASI) mengandung antibody dan zat antibakteri yang dapat membantu membersihkan saluran pernapasan bayi dari dahak. Selain itu, menyusui juga dapat merangsang refleks menelan pada bayi sehingga dahak ikut terdorong keluar[2].

Jika bayi Anda sudah diberikan makanan pendamping ASI, tetap berikan ASI sewajarnya. Atau gantikan dengan air putih jika bayi haus. Pastikan bayi cukup terhidrasi agar dahak tidak terlalu kental dan sulit dikeluarkan.

2. Nyalakan Humidifier atau Pelembap Ruangan

Cara kedua yaitu dengan menggunakan humidifier atau pelembap ruangan di sekitar bayi. Ini dilakukan agar kelembapan udara tetap terjaga, sehingga dahak pada bayi tidak terlalu kental dan lebih mudah dikeluarkan.

Udara yang lembap juga dapat melegakan hidung dan tenggorokan bayi yang tersumbat dahak. Oleh karena itu, nyalakan humidifier di kamar bayi pada setting yang nyaman. Jaga agar kelembapan udara tidak terlalu tinggi dan membuat bayi gerah.

3. Berikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang Hangat dan Mudah Ditelan

Pemberian MPASI pada bayi juga bisa dimanfaatkan untuk mengeluarkan dahak. Pilih bubur, puree, atau makanan lumat lainnya yang mudah ditelan bayi.

Usahakan MPASI dalam keadaan hangat agar lebih efektif melicinkan dahak di tenggorokan. Saat makan, bayi akan menelan makanan dan ini membantu mendorong keluarnya dahak yang menempel.

4. Mandikan Bayi dengan Air Hangat

Memandikan bayi dengan air hangat bisa menjadi solusi alami lainnya untuk menghilangkan dahak. Air hangat dapat melembutkan dahak dan meredakan hidung tersumbat pada bayi.

Pilihlah suhu air yang tidak terlalu panas agar nyaman untuk bayi. Biasanya suhu sekitar 38-40 derajat cukup pas untuk membantu membersihkan saluran pernapasan bayi dari dahak.

Jangan lupa membilas tubuh bayi dengan air bersih setelah dimandikan agar tidak terkena iritasi. Lap dengan handuk lembut dan baju hangat agar bayi tetap nyaman.

5. Tepuk-tepuk Punggung Saat Bayi Tengkurap

Salah satu cara tradisional yang cukup ampuh adalah dengan menepuk-nepuk punggung saat bayi tengkurap. Caranya, letakkan bayi tengkurap di pangkuan Anda atau bantal dengan kepala lebih rendah dari bokong.

Kemudian tepuk-tepuk pelan punggung bayi dari bawah ke atas. Lakukan selama beberapa saat sambil memperhatikan reaksi bayi. Teknik ini dapat membantu melonggarkan dahak yang menempel di saluran pernapasan.

6. Gunakan Alat Sedot Dahak Khusus untuk Bayi

Menggunakan alat sedot dahak khusus bayi juga bisa menjadi pilihan. Alat ini aman digunakan untuk membersihkan hidung bayi dari dahak yang menyumbat[3].

Cara menggunakannya cukup dengan memasukkan ujung alat ke lubang hidung dan menyedot dahak secara perlahan. Bersihkan ujung alat dengan air bersih setelah digunakan.

Namun, hindari penggunaan alat sedot yang terlalu sering karena dapat merusak lapisan lendir di hidung bayi. Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menggunakannya.

7. Manfaatkan Uap Minyak Esensial

Cara alami lainnya adalah dengan meletakkan 1-2 tetes minyak esensial ke dalam air mandi atau humidifier. Minyak kayu putih, peppermint, dan spearmint adalah pilihan yang baik karena mengandung sifat mengencerkan dahak[2].

Dengan menghirup uap dari minyak-minyak tersebut, dapat membantu melegakan saluran pernapasan bayi yang tersumbat. Namun, pastikan takaran dan jenis minyaknya aman untuk bayi.

8. Menjemur Bayi di Bawah Sinar Matahari Pagi

Cara terakhir yang juga bermanfaat adalah menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi. Sinar matahari yang lembut dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi melawan infeksi[4].

Ajak bayi berjemur pada pagi hari sekitar pukul 6-8 selama 15-20 menit. Lindungi kepala bayi dengan topi dan jangan lupa oleskan tabir surya agar kulit bayi tidak terbakar. Hindari jam 10 pagi ke atas karena semakin panas.

Itulah 8 cara alami yang terbukti ampuh untuk menghilangkan dahak pada bayi. Anda bisa mencoba salah satu atau beberapa cara tersebut secara rutin.

Namun, konsultasikan dulu dengan dokter kandungan atau anak jika dahak bayi tidak kunjung membaik atau bayi justru tampak sesak napas. Jangan ragu untuk membawa bayi ke dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Semoga artikel ini bisa menjadi referensi bagi Anda orang tua di rumah dalam merawat dan membersihkan dahak pada buah hati. Tentu saja, kesehatan dan kenyamanan si kecil adalah yang utama.

Comments