Artikel Pendidikan

10 Bahasa Pemrograman Terpopuler untuk Membangun Website di Tahun 2023

Hai kawan-kawan!

Ketika ingin membangun sebuah website, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih bahasa pemrograman yang tepat. Memang banyak sekali pilihan bahasa pemrograman untuk web development saat ini.

Nah, kalau kamu sedang bingung memilih bahasa pemrograman terbaik untuk project website kamu, artikel ini akan membantu kamu!

Di artikel ini, aku akan bahas 10 bahasa pemrograman paling populer dan recommended buat kamu yang lagi belajar bikin website di tahun 2023 ini.

Yuk, langsung aja kita simak bahasa-bahasa pemrograman apa saja yang wajib kamu kuasai!

1. JavaScript

Pertama di daftar kita ada JavaScript. Bahasa pemrograman satu ini pastinya udah ga asing lagi buat kamu yang sering browsing web.

Kenapa JavaScript begitu populer? Karena hampir semua website menggunakan JavaScript di sisi front-end-nya.

JavaScript bisa bikin website kamu jadi interaktif dan responsive. Misalnya bikin menu dropdown, slider, pop-up, validasi form, dan lain-lain. Pokoknya semua fitur keren di website pasti pakai JavaScript.

Selain itu, dengan JavaScript kamu bisa membangun website full-stack, baik front-end maupun back-end. Makanya, wajib banget pelajari JavaScript kalau mau jadi web developer.

Beberapa framework JavaScript populer untuk web development antara lain:

  • ReactJS
  • AngularJS
  • Vue.js
  • Node.js

2. Python

Selanjutnya ada Python yang juga lagi naik daun penggunaannya untuk web development.

Python dikenal sebagai bahasa pemrograman multiparadigma yang bersifat open-source. Syntax-nya simple dan mudah dipelajari oleh pemula.

Dengan Python kamu bisa bikin back-end web application. Python cocok banget dipakai untuk web scraping, data science, machine learning, dan AI.

Beberapa framework Python populer untuk web dev:

  • Django
  • Flask
  • Pyramid

Django paling recommended karena lengkap fiturnya. Sedangkan Flask lebih simple dan minimalis.

3. Java

Java adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer digunakan oleh para developer.

Kelebihan Java antara lain bersifat open-source, secure, platform-independent, dan banyak digunakan untuk project enterprise.

Java biasanya dipakai untuk membangun back-end dan server-side aplikasi web yang complex. Misalnya e-commerce, forum, atau sistem manajemen konten.

Beberapa framework Java populer untuk web:

  • Spring
  • Play
  • Vaadin
  • Blade

Spring paling banyak digunakan karena fiturnya lengkap dan fleksibel. Sedangkan Vaadin cocok untuk project B2B.

4. PHP

PHP adalah bahasa scripting server-side yang sudah ada sejak lama. Sekitar 80% website di internet menggunakan PHP loh!

Kelebihan PHP antara lain syntax-nya sederhana, development cepat, dan support community-nya besar banget.

PHP biasanya dipakai dengan database MySQL untuk membangun back-end website seperti blog, forum, e-commerce, dan lain-lain.

Beberapa framework PHP terkenal:

  • Laravel
  • CodeIgniter
  • Symfony
  • CakePHP

Laravel paling banyak digunakan karena fitur security dan dokumentasinya lengkap.

5. C#

C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft.

C# banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar karena fitur object-oriented programming-nya powerful dan secure.

Dengan C# kamu bisa bikin web app ASP.NET yang bisa di-host di Windows Server. C# juga support untuk AI, VR, dan AR.

Beberapa framework C# populer:

  • .NET Core
  • Xamarin
  • Unity

6. Ruby

Ruby adalah bahasa scripting open-source yang elegan dan produktif.

Ruby sangat populer di kalangan startup dan komunitas developer karena sintaks-nya expressive dan flexible.

Framework utama Ruby untuk web development adalah Ruby on Rails. Framework ini bikin development jadi cepat dan mudah karena mengikuti konsep MVC (Model View Controller).

Ruby on Rails banyak dipakai untuk membangun web app seperti Airbnb, Kickstarter, Scribd, dan lain-lain.

7. CSS

CSS singkatan dari Cascading Style Sheets. CSS bukan bahasa pemrograman, melainkan markup language untuk mendesain dan mempercantik tampilan website.

Walaupun bukan bahasa pemrograman, CSS wajib dipelajari agar kamu bisa bikin website yang modern dan responsive.

Beberapa framework CSS populer saat ini:

  • Bootstrap
  • Tailwind CSS
  • Bulma
  • Materialize CSS

8. SQL

SQL atau Structured Query Language adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses dan memanipulasi database.

SQL berguna untuk mengelola data di database website kamu. Misalnya mengambil data user untuk ditampilkan di halaman web.

SQL dibutuhkan untuk back-end development bersama bahasa pemrograman seperti PHP, Python, Java, dan lain-lain.

Jenis SQL:

  • MySQL
  • Microsoft SQL Server
  • Oracle
  • PostgreSQL
  • SQLite

MySQL paling banyak dipakai karena open-source dan gratis. Microsoft SQL Server juga recommended untuk enterprise website.

9. Go

Go atau Golang adalah bahasa pemrograman open-source buatan Google yang lahir di tahun 2009.

Go concurrency dan performance-nya sangat baik sehingga cocok untuk aplikasi web large-scale dan microservices.

Beberapa website besar yang pakai Golang antara lain Twitch, Dropbox, dan Medium.

10. Swift

Swift adalah bahasa pemrograman buatan Apple yang awalnya dipakai untuk pengembangan iOS.

Namun kini Swift juga bisa dipakai untuk back-end web development dengan framework seperti Vapor dan Kitura.

Kelebihan Swift antara lain syntaxnya clean, performance cepat, dan safety. Cocok untuk web service dan API.

Nah, itu dia 10 bahasa pemrograman terpopuler yang wajib kamu pelajari untuk web development di tahun 2023!

Faktor yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Bahasa Pemrograman

Nah, setelah mengenal macam-macam bahasa pemrograman populer buat web development, kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor penting saat memilih bahasa pemrograman, di antaranya:

Kegunaan

Perhatikan apakah bahasa pemrograman tersebut digunakan untuk front-end, back-end, atau full-stack. Sesuaikan dengan kebutuhan project kamu.

Performa

Pilih bahasa pemrograman dengan performa cepat dan scalable agar website kamu tetap responsif saat trafik tinggi.

Skalabilitas

Pilih bahasa pemrograman yang mudah diskalakan nantinya jika website kamu berkembang pesat.

Dukungan Komunitas

Pilih bahasa dengan komunitas aktif yang siap membantu kamu saat ada masalah.

Kemudahan Penggunaan

Pilih bahasa pemrograman dengan syntax sederhana agar lebih mudah dipelajari oleh pemula.

Kesimpulan

Jadi, kesimpulannya:

  • Pilihlah bahasa pemrograman web sesuai dengan kebutuhan project kamu, apakah front-end atau back-end.

  • Pelajari dulu algoritma, struktur data, dan prinsip pemrograman agar lebih mudah mempelajari bahasa pemrograman.

  • Kombinasikan beberapa bahasa pemrograman untuk mendapatkan hasil terbaik dalam project web development kamu.

  • Perhatikan faktor-faktor penting seperti performa, skalabilitas, dukungan komunitas, dan kemudahan penggunaan saat memilih bahasa pemrograman.

Nah, semoga artikel ini bermanfaat ya buat kamu yang lagi belajar web development. Jangan lupa terus asah skill programming kamu agar makin jago!

Comments